TRANSLATION WEEK 3 - PART B

  In week 3 we learn about how to make good translation. From English language to Indonesian language. 

This is mine..


SOURCE LANGUAGE

PART B

In the northern part of Austin there once dwelt an honest family by the name of Smothers. The family consisted of John Smothers, his wife, himself, their little daughter, five years of age, and her parents, making six people toward the population of the city when counted for a special write-up, but only three by actual count. 

One night after supper the little girl was seized with a severe colic, and John Smothers hurried down town to get some medicine. He never came back. The little girl recovered and in time grew up to womanhood. The mother grieved very much over her husband's disappearance, and it was nearly three months before she married again, and moved to San Antonio. The little girl also married in time, and after a few years had rolled around, she also had a little girl five years of age.

She still lived in the same house where they dwelt when her father had left and never returned. One night by a remarkable coincidence her little girl was taken with cramp colic on the anniversary of the disappearance of John Smothers, who would now have been her grandfather if he had been alive and had a steady job.

 "I will go downtown and get some medicine for her," said John Smith (for it was none otherthan he whom she had married).

"No, no, dear John," cried his wife. "You, too, might disappear forever, and then forget to come back."

So John Smith did not go, and together they sat by the bedside of little Pansy (for that was Pansy's name). After a little Pansy seemed to grow worse, and John Smith again attempted to go for

medicine, but his wife would not let him. Suddenly the door opened, and an old man, stooped and bent, with long white hair, entered the room.

"Hello, here is grandpa," said Pansy. She had recognized him before any of the others.

The old man drew a bottle of medicine from his pocket and gave Pansy a spoonful. She got well immediately.

"I was a little late," said John Smothers, "as I waited for a street car."


TARGET LANGUAGE

PART B

Di Negara bagian Austin, pernah ada sebuah keluarga yang jujur dan harmonis bernama Smothers. Keluarga tersebut terdiri dari John Smothers, istrinya dan anak perempuannya yang berusia 5 tahun. ITu emnjadi daftar 6 populasi orang yang tinggal di kota tersebut, ketika dihitung secara khusus di sebuah artikel, namun hanya 3 untuk hitungan actual.

Pada suatu malam, setelah makan malam, gadis kecil itu sakit perut parah, dan John Smothers bergegas untuk membeli obat di pusat kota. Dia tidak pernah kembali ke rumah. Hingga gadis kecil itu sembuh dan tumbuh dewasa menjadi seorang wanita. Sang ibu sangat besedih hati saat kehilangan suaminya, dan tiga bulan sebelum dia menikah lagi dan pindah ke kota San Antonio.

Gadis kecil itu juga menikah di usianya yang dewasa, dan setelah beberapa tahun kemudian dia memiliki anak perempuan berusia lima tahun. Perempuan itu masih tinggal dirumah yang sama, ketika ayahnya pergi dan tidak pernah kembali hingga sekarang.

Suatu malam ada suatu kejadian dimana gadis kecil itu mengalami sakit kram pada perutnya, ini adalah kebetulan yang luar biasa, hari ini adalah hari peringatan John Smothers menghilang, yang jika sekarang masih hidup akan menjadi kakeknya dan memiliki pekerjaan tetap.

“Aku akan perki ke pusat kota untuk membeli obat untuknya,” kata John Smith (dia adalah suaminya, laki-laki yang dinikahinya).

“Tidak, tidak John.” Istrinya menangis. “Kamu, mungkin juga akan hilang selamanya, dan lupa jalan pulang.”

Akhirnya John Smith mengurungkan niatnya untuk pergi, dan mereka duduk bersama di samping Pansy kecil (itu adalah nama panggilan si gadis kecil Pansy). Setelah beberapa saat kondisi Pansy kecil semakin memburuk, dan John Smith meminta ijin istrinya lagi untuk pergi membeli obat, tap istrinya tetap tidak mengijinkannya pergi.

Tiba – tiba pintu terbuka, dan seorang lelaki tua, bungkuk, dengan rambut putih panjang berjalan masuk kekamar dengan membungkuk.

“Halo, ini kakek,” kata Pansy. Dia adalah satu-satunya yang mengenali lelaki tua tersebut sebelum yang lain. Lelaki tersebut mengeluarkan sebotol obat dari sakunya dan memberikan sesendok ke Pansy. Gadis kecil itu akan segera sembuh.

“aku sedikit telat,” kata John Smothers, “aku menunggu angkutan umum lewat”.

Komentar